• Kategori

  • Archive

  • Translator

  • Free counters!
  • Anda yang ke :

Bumi Akan Ditelan Matahari ?

Ilmuwan telah berdebat selama bertahun-tahun apa yang terjadi jika fusi matahari mulai habis. Saat bahan bakar habis, matahari akan memerah dan membesar. Simulasi terbaru mendapati bumi akan berakhir dengan ditelan oleh matahari.

Nasib kehidupan di bumi selalu tergantung pada matahari. Bintang jika membesar biasanya sedang berada dalam tahap akhir ledakan dahsyat bernama supernova. Ledakan itu akan menghasilkan bintang neutron atau disebut lubang hitam.

Lubang hitam ini sangat berbahaya, karena akan menghisap obyek langit di sekitarnya termasuk planet-planet. Tapi bintang dengan ukuran sedang seperti matahari masih jauh dari tahap supernova. Matahari akan melalui transformasi perlahan setelah bahan bakar hidrogen terakhir habis baru akan mulai membakar helium.

Pembakaran Helium akan membaut suhu inti sangat tinggi dan menyebabkan matahari berubah menjadi bintang merah. Simulasi terbaru akan terjadi sekitar 5 miliar tahun lagi di mana ukuran matahari akan membengkak 250 kali dari ukuran sekarang.

Astrophysicists mempelajari masa lalu dan masa depan matahari melalui pengamatan evolusi bintang dalam berbagai tipe dan masa hidup. Studi sebelumnya mendapati, matahari yang membengkak akan mempengaruhi Merkurius dan Venus, sementara Mars tetap aman karena tidak terjangkau. Namun bumi berada di zona yang tidak pasti karena berada di lokasi antara kedua planet itu.

Penelitian memperkirakan matahari yang mulai kehilangan massa secara besar sebelum membengkak menyebabkan bumi bisa lolos ke orbit yang lebih jauh dari matahari. Hal itu bisa terjadi karena gravitasi matahari yang makin berkurang.

Namun harapan bumi bisa selamat itu telah punah. Astronomer Inggris yang melakukan simulasi melemahnya gaya tarik matahari mendapatkan hasil yang kurang menggembirakan.

“Jika ada efek, bumi diperkirkan bisa lolos dari kerusakan. Tapi astmofer lemah paling luar matahari melebar dan bumi akan mengorbit di lapisan paling lemah itu,” kata Robert Smith peneliti di University of Sussex Inggris.

Gas tekanan rendah ini cukup menyebabkan bumi masuk ke arah matahari meskipun gravitasi bumi mendorong ke arah luar. Bumi akhirnya akan ditelan dan menguap sekitar 7,6 miliar tahun dari sekarang.

Tapi kehidupan akan punah lebih cepat dari jadwal itu. Ilmuwan sependapat, semua kehidupan akan punah satu miliar tahun lagi, saat matahari mulai makin terang dan mengubah bumi menjadi gurun secara total. Turunnya tingkat karbon dioksida menjadikan tumbuhan tidak bisa melakukan fotosintesis dan menyebabkan kematian makhluk hidup.

(Sumber:inilah.com)

2 Responses

  1. Mank bner ya? Kq bs gtu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: